Rabu, 19 Juni 2013

SALAHKAH, JIKA SAYA INGIN MENJADI SEORANG KOMUNIS ...???

Komunis merupakan sebuah paham yang lahir dan berkembang di uni soviet dan dalam perkembangannya mendapat respon yang positif di berbagai belahan dunia. Paham komunis masuk di indonesia pada 1913 yang di bawa oleh HFJ Sneevliet dan berkembang menjadi partai pada tahun 1914 dengan nama ISDV (Indische Sociaal Democratische Vereeniging) serta pada tahun 1924 resmi berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia.organisasi ini katif pada masa pergerakan nasional sapai menjelang proklamasi kemerdekaan indonesia. Dalam catatan sejarah, PKI telah melakukan dua kali pemberontakan tepatnya pada tahun 1948 dan 1965. Pemberontakan inilah yang menjadi pemicu lahirnya kebencian kepada paham komunis yang dianggap sebagai pemberontak.
Peristiwa gerakan 30 september 1965 merupakan catatan kelam bagi bangsa indonesia.  namun peristiwa pasca gerakan 30 september tidak kalah kejam yang secara disengaja dilupakan oleh bangsa indonesia dimana ratusan sampai jutaan jiwa melayang dan banyaknya orang dijatuhi hukuman penjara tanpa melalui proses pengadilan yang mencederai hak asasi manusia yang terjadi di berbagai wilayah indonesia.
Katanya, komunis merupakan atheis dan betentangan dengan ajaran islam, tapi apakah itu benar? Jujur saya ragu akan hal tersebut karena pada perkembangannya beberapa ulama  telah bergabung dalam paham ini.
Katanya, komunis bertentangan dengan pancasila karena tidak mengakui adanya tuhan, tapi apakah itu benar?  hal tersebut mesih menjadi perdebatan karena komunis belum tentu atheis dan kalangan intelektual pun masih berdebat dalam tatanan ini bahwa komunis merupakan atheis.
Paradigma-paradigma yang berkembang di dalam masyarakat yang terjebak dengan kejadian masa lampau  dimana pola berfikir manusia pada saat itu dipengaruhi dengan truma yang terjadi dan beberapa doktrin yang muncul di era orde baru menjadikan masyarakat takut dan enggan belajar mengenai komunisme dan sangat takut di label komunis.
 “Selama kita menderita overdosis sejarah, maka kita menjadi sandera masa lampau yang kita cipatakan sendiri. manifestasi dari masyarakat yang menderita overdosis sejarah adalah kebiasaan menggunakan masa lampau untuk membungkam suara-suara korban. Contoh yang sering muncul adalah kebiasaan memproduksi retorika “bahaya laten komunis” untuk membungkam suara suara eks-tapol peristiwa 1965 (Budiawan, kompas, 17 maret 2000)”.
Dengan keadaan politik yang masih kacau, presiden abdurrahman wahid (Gusdur) menggulirkan usulan untuk mencabut Tap MPRS/ XXV/ 1966 yang isinya tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia, pernyataan sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan larngan setiap kegiatan untuk menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran komunisme, marxisme, dan leninisme dengan alasan demokrasi, HAM, dan rekonsiliasi nasional. Namun hal ini menghasilkan berbagai macam reaksi di masyarakat, ada yang setuju dengan usulan tersebut namun ada juga yang tidak setuju dengan usulan tersebut. Kalangan yang setuju dengan usulan tersebut mengatakan bahwa yang tidak setuju dengan usulan gusdur hanya trauma saja terhadap kejadian tindak kekerasan di masa lalu yang diisukan dilakukan oleh kekuatan komunisme. Padahal kekerasan dan pembunuhan politik bisa saja dilakukan siapapun dan kelompok manapun. Justru militer tidak kalah kejam dan kerasnya melakukan represi politik yang berujung padan kekerasan dan pembunuhan. Jadi ketakutan komunis adalah ketakutan yang di cari-cari.ketakutan pada bayangan. Ketakutan terhadap suatu yang tidak jelas sosoknya. Sedangkan yang tidak setuju dengan usulan gusdur lebih menggunakan fakta yang telah terjadi di masa lalu dan juga karena ideologinya yang atheis tidak cocok dengan bangsa indonesia yang mayoritas beragama islam.
Sebagai sebuah wacana intelektual , kita tidak boleh begitu saja mengharamkan segala sesutau yang memiliki dampak negatif secara praktis. Artinya, dalam tataran teoritis, ajaran komunisme, marxsisme, dan leninisme semestinya boleh saja dipelajar sebagai sebuah wacana intelektual  lmiah.
Secara ideologi, masih sangat meragukan bahwa komunis itu atheis yng bertentangan dengan ajaran islam. Namuin secara  sosial, paham komunis memiliki kemiripan dengan ajaran islam diantaranya anti penindasan dan anti kolonialisme. Dalam pembukaan UUD dasar 1945 pada alinea 1 pun mengatakan bahwa “sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan peri keadilan”, hal ini pun sesuai dengan pemahaman komunis yang anti penjajahan, hal ini bisa dilihat ketika uni soviet yang berpaham komunis berusaha membebaskan negara eropa bagian timur dari penjajahan.  Jadi secara umum, pemahaman islam dan pancasila tidak bertentangan dengan pemahaman komunis,  malahan memiliki kesamaan.
Jadi, mempelajari komunis atau menjadi komunis bukanlah merupakan dosa besar yang akan menyeret kita ke lembah kesuraman, karena menjadi komunis merupakan hak setiap warga negara yang merupakan wilayah dari masyarakat, Bukan hak dari pemerintah untuk melarang seseorang menjadi komunis karena hal tersebut merupakan wilayah dari masyarakat untuk memilih.  Tidak ada laranggan bagi siapapun untuk mempelajari ideologi komunisme karena dalam UUD 1945 disebutkan bahwa setiap orang berhak berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat.
Overdosis sejarahlah yang membuat masyarakat indonesia takut akan ajaran komunis dengan melarang komunis tumbuh dan berkembang di indonesia. Kalangan yang tidak setuju dengan pencabutan TAP MPRS/ XXV/1966 hanya trauma dengan kejadian masa lalu dimana PKI pernah melakukan 2 kali pemberontakan. Namun bangsa indonesia bisa mencapai rekonsiliasi nasional dengan melupakan kejadian yang pernah terjadi di masa lalu dengan cara berdamai dengan sejarah.
“Memutuskan hubungan masa lalu hanya bisa dicapaia bila kita mampu berdamai dengan sejarah”. Kejadian yang terjadi pada masa lalu biarkan mejadi catatan kelam yang pernah terjadi di indonesia. Namun kita jangan terjebak dengan kejadian masa lalu dengan mengaharamkan segala sesuatu tentang komunis.
“JANGAN PERNAH TAKUT MENJADI KOMUNIS” .....


Tidak ada komentar :

Posting Komentar